Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ <p>Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi <em>Communique</em> ini memuat artikel ilmiah yang berasal dari hasil penenelitian dan kajian komunikasi. Kajian ini berasal dari berbagai macam cakupan yakni kajian media , jurnalisme, humas, komunikasi organisasi, komunikasi pemasaran, psikologi komunikasi, dan kajian yang relevan dengan ilmu komunikasi. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun yakni pada bulan April dan Oktober. Jurnal ini memiliki e-ISSSN bernomor registrasi&nbsp;<a href="http://issn.pdii.lipi.go.id/issn.cgi?daftar&amp;1534759360&amp;1&amp;&amp;" target="_blank" rel="noopener">2622-7290</a>&nbsp;yang dikeluarkan oleh LIPI dan terakreditasi <a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/7978" target="_blank" rel="noopener">Sinta S5</a></p> Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat en-US Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique 2622-7290 Analisis Gaya Konten Visual "Instagramable" atau "Real" Sebagai Strategi Branding Cafe Jarak Coffee https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/730 <p><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;"><span dir="auto" style="vertical-align: inherit;">Perkembangan Instagram sebagai media berbasis visual telah mengubah cara konsumen menentukan pilihan tempat nongkrong, khususnya kafe. Saat ini, konsumen tidak hanya mempertimbangkan kualitas produk, tetapi juga memperhatikan tampilan visual dan suasana yang ditampilkan di media sosial. Jarak Coffee memanfaatkan Instagram sebagai media utama dalam membangun citra kafe melalui konsep visual instagramable yang dipadukan dengan pendekatan “nyata” atau apa adanya. Strategi ini digunakan untuk membentuk persepsi bahwa Jarak Coffee merupakan kafe yang nyaman, hangat, dan relevan dengan gaya hidup konsumen masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi branding “instagramable” dan “real” yang diterapkan Jarak Coffee melalui Instagram berperan dalam mempengaruhi keputusan kunjungan konsumen. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk menggali pengalaman dan persepsi konsumen terhadap konten visual yang ditampilkan. Teori landasan yang digunakan meliputi Teori Brand Image dan Teori Keputusan Kunjungan Konsumen. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pihak pengelola serta konsumen, observasi terhadap akun Instagram Jarak Coffee, dan dokumentasi konten visual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tampilan visual yang natural, konsisten, dan sesuai dengan kondisi nyata kafe mampu membangun persepsi positif dan kepercayaan konsumen. Persepsi tersebut mendorong munculnya minat, membentuk ekspektasi yang realistis, serta mempengaruhi keputusan konsumen untuk berkunjung. Dengan demikian, strategi branding berbasis visual yang autentik terbukti berperan penting dalam meningkatkan daya tarik dan keputusan kunjungan konsumen ke Jarak Coffee.</span></span></p> <p>&nbsp;</p> Ramandhika Panca Handoyo Lisa Mardiana ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 1 17 10.62144/jikq.v8i2.730 STRATEGI KOMUNIKASI DINAS LINGKUNGAN HIDUP KOTA PALEMBANG DALAM OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/736 <p>Pengelolaan sampah di Kota Palembang memerlukan strategi komunikasi lingkungan yang efektif untuk mendorong partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Dinas Lingkungan Hidup Kota Palembang dalam optimalisasi pengelolaan sampah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan Teori Perencanaan Komunikasi sebagai landasan analisis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dilaksanakan secara sistematis melalui pembagian tugas yang jelas, sosialisasi dan edukasi masyarakat, pemanfaatan media komunikasi digital, serta pelaksanaan program Bank Sampah, pengurangan sampah plastik, Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST), dan Program Kampung Iklim yang diperkuat kerja sama pihak eksternal. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala internal berupa keterbatasan sarana prasarana dan sumber daya manusia, serta kendala eksternal berupa rendahnya partisipasi masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi DLH Kota Palembang telah mencerminkan elemen Teori Perencanaan Komunikasi, namun masih memerlukan penguatan agar lebih optimal dan berkelanjutan.</p> Didi Gunawan YENRIZAL , CHAIRUNNISAH PUTRI AYU NINGSIH ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 18 29 10.62144/jikq.v8i2.736 STRATEGI MENGEMAS KONTEN DARI LEMBAGA SATU AMAL INDONESIA DI PALEMBANG MELALUI MEDIA SOSIAL https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/739 <p><em>Media sosial menjadi sarana strategis bagi lembaga filantropi dalam menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan kepada masyarakat. Instagram dipilih karena kekuatan visual dan narasi yang mampu membangun empati serta mendorong partisipasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengAmalisis strategi pengemasan konten lembaga filantropi melalui media sosial Instagram dengan menggunakan teori framing Robert N. Entman. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi konten, wawancara, dan dokumentasi. Amalisis data dilakukan berdasarkan empat elemen framing, yaitu problem definition, causal interpretation, moral evaluation, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan konten dilakukan melalui pemilihan visual yang persuasif, narasi emosional, serta penonjolan nilai kepedulian dan transparansi. Framing yang dibangun menempatkan persoalan sosial sebagai tanggung jawab bersama dan mendorong keterlibatan audiens. Instagram berperan tidak hanya sebagai media informasi, tetapi juga sebagai sarana pembentukan makna dan persepsi publik terhadap kegiatan filantropi.</em></p> Egi Devina Hanifatussyabirah Ahmad Muhaimin Rina Pebriana ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 30 37 10.62144/jikq.v8i2.739 KOMUNIKASI ASERTIF PADA HUBUNGAN ROMANTIS JARAK JAUH KARENA TUNTUTAN PENDIDIKAN https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/751 <p><em>Hubungan romantis jarak jauh (Long-Distance Relationship, LDR) merupakan fenomena yang semakin umum terjadi pada mahasiswa akibat mobilitas pendidikan yang menuntut pasangan berada di lokasi berbeda. Keterpisahan geografis menyebabkan interaksi tatap muka menjadi terbatas sehingga komunikasi lebih banyak dilakukan melalui media digital. Kondisi tersebut sering memunculkan berbagai hambatan komunikasi, seperti kesalahpahaman pesan, perbedaan waktu aktivitas, serta munculnya kecemasan dalam hubungan. Oleh karena itu, kemampuan berkomunikasi secara asertif menjadi penting dalam menjaga kualitas hubungan romantis jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik komunikasi asertif yang dilakukan oleh mahasiswa dalam mempertahankan hubungan LDR akibat tuntutan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah enam mahasiswa yang telah menjalani hubungan LDR minimal satu tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam secara daring dengan panduan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi asertif berperan penting dalam menjaga keberlangsungan hubungan jarak jauh. Keterbukaan dalam menyampaikan perasaan, penggunaan ungkapan yang berfokus pada pengalaman diri (I-message), serta transparansi dalam komunikasi membantu pasangan meminimalkan konflik dan kesalahpahaman. Selain itu, pemilihan media komunikasi yang tepat, seperti penggunaan panggilan suara atau video saat membahas persoalan penting, turut membantu memperjelas pesan dan meredakan ketegangan. Praktik komunikasi tersebut juga berkontribusi pada terbentuknya rasa saling percaya serta dukungan emosional dalam hubungan. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan jumlah partisipan yang lebih luas dan menggunakan pendekatan kuantitatif guna menguji hubungan antara komunikasi asertif dan kepuasan hubungan secara lebih komprehensif.</em></p> <p>&nbsp;</p> SITI MUNAWAROH WIWID ADIYANTO ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 38 50 10.62144/jikq.v8i2.751 DINAMIKA OPINI PUBLIK, KINERJA PEJABAT, DAN LEGITIMASI AKTOR POLITIK https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/754 <p><em>Studi ini bertujuan menganalisis dinamika opini publik terkait statement pejabat publik dan aktor politik di ruang medsos</em><em>—</em><em>kendati viral</em><em>itas opini</em><em> bisa memicu public distrust. Melalui pendekatan kualitatif, deskriptif, dan interpretif berbasis analisis kritis dan konstruktivis, studi ini berupaya meng</em><em>eksplor</em><em> bagaimana opini publik di</em><em>bentuk</em><em>, di</em><em>viralisa</em><em>si, dan berimplikasi pada kredibilitas diri dan legitimasi institusi. Temuan studi menunjukkan: pergeseran sentimen publik tidak bersifat reaktif, namun konstitutif</em><em>—</em><em>aktif mendinamisasi ruang politik publik melalui</em> <em>mobilisasi emosi yang bisa memaksa para elite mengoreksi kebijakan, menarik diri, atau kehilangan dukungan. Ada kesenjangan struktural antara logika teknokratis birokrasi dan </em><em>harapan</em><em> publik terkait partisipasi digital, di mana publik menilai opini bukan dari otoritas jabatan, namun dari konsistensi nilai yang dianut, tindakan nyata, dan akuntabilitas narasi. Fenomena ‘Purbaya effect’ menjadi contoh disfungsi elite dalam konstruksi narasi. Tesis ini mengonfirmasi bahwa konstruksi narasi yang eksentrik, jujur, konsisten, dan inklusif</em><em>—</em><em>secara moral—cukup efektif untuk merebut kembali public trust di tengah viralitas isu dan polarisasi opini </em><em>era medsos </em><em>yang kian konfilktual. Studi ini merekomendasi model ‘legitimasi responsif-deliberatif’ sebagai acuan pejabat dan elite politik untuk me</em><em>mbangun kembali</em><em> kepercayaan publik, sepanjang elite mau mentransformasi kritik publik sebagai wujud atensi dan dialog, bukan diksi ancaman, apalagi frasa hinaan.</em></p> Launa Launa Nursyams , Fit Yanuar Nur Azizah Bambang Mudjiyanto ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 51 64 10.62144/jikq.v8i2.754 RESEPSI GENERASI Z TERHADAP GAMBARAN PERCINTAAN REMAJA: STUDI KASUS PADA FILM SERIAL THE SUMMER I TURNED PRETTY SEASON 3 https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/757 <p>Media populer memainkan peran penting dalam membentuk pandangan penonton terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk cara menggambarkan percintaan remaja. Film Serial The Summer I Turned Pretty Season 3 adalah sebuah serial televisi yang menampilkan dinamika hubungan remaja yang kompleks melalui konflik emosional dan cinta segitiga antara para tokoh utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Generasi Z memahami gambaran percintaan remaja dalam film serial tersebut serta mengetahui posisi penerimaan penonton berdasarkan teori penerimaan Stuart Hall. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 2 key informan dan 18 informan Generasi Z perempuan yang telah menonton film serial The Summer I Turned Pretty Season 3, didukung oleh pengamatan diskusi audiens di media sosial dan dokumentasi adegan dalam serial tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa penonton Gen Z memahami cinta dalam serial tersebut sebagai gambaran dinamika emosi remaja yang penuh kebingungan, konflik internal, dan proses pendewasaan diri. Berdasarkan analisis resepsi Stuart Hall, terdapat tiga posisi dalam memahami suatu pesan, yakni dominant-hegemonic, negotiated code, dan oppositional code. Hasilnya ialah 2&nbsp; audiens berada dalam posisi dominant-hegemonic, 13 audiens berada pada posisi negotiated code, dan 3 audiens lainnya berada pada posisi oppositional code. Temuan ini menunjukkan bahwa Generasi Z merupakan audiens yang aktif yang secara kritis memahami pesan media berdasarkan pengalaman pribadi dan konteks sosial mereka.</p> <p>&nbsp;</p> Nadya Melya Hidayat Sukarelawati Sukarelawati Ruhimat Ruhimat ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 65 74 10.62144/jikq.v8i2.757 KOMUNIKASI INTERPERSONAL MAHASISWA DAN DOSEN PEMBIMBING DALAM MENYELESAIKAN BIMBINGAN SKRIPSI (Studi Pada Mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Angkatan 2020 FISIP UIN Raden Fatah Palembang) https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/768 <p>This study aims to analyze interpersonal communication between students and</p> <p>their supervisors during the thesis guidance process. This study uses symbolic</p> <p>interaction theory, which views that meaning in communication is formed through</p> <p>social interaction and interpretation of symbols that emerge during the guidance</p> <p>process. The method used is a qualitative approach with data collection</p> <p>techniques through in-depth interviews and observations of students from the</p> <p>class of 2020 and their supervisors. The results show that interpersonal</p> <p>communication during thesis guidance occurs through verbal and nonverbal</p> <p>communication. Verbal communication is evident in students' ability to ask</p> <p>questions, explain revisions, and respond to lecturer feedback systematically.</p> <p>Meanwhile, nonverbal communication is reflected through facial expressions, eye</p> <p>contact, gestures, and tone of voice that influence the atmosphere of the</p> <p>interaction. The interactions that occur show the development of students'</p> <p>attitudes from anxiety to confidence during the guidance process. This study also</p> <p>found several obstacles in thesis guidance, such as academic unpreparedness,</p> <p>psychological anxiety, time constraints, and decreased motivation to make</p> <p>revisions. Overall, symbolic interaction between students and their supervisors</p> <p>forms a shared understanding that supports the smooth completion of the thesis.</p> Ariza Melinda Eraskaita Ginting M. Arif Setiawan ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 75 79 10.62144/jikq.v8i2.768 KOMUNIKASI PERSUASIF DALAM PENAGIHAN TUNGGAKAN BIAYA REKENING AIR (STUDI PERUMDA TIRTA MUSI PALEMBANG) https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/770 <p><em>This study aims to analyze the application of persuasive communication in the process of collecting water bill arrears at Perumda Tirta Musi Palembang and identify communication barriers encountered in its implementation. The background of this study is based on the still high number of customers who are in arrears, even though billing activities are carried out routinely and continuously. This study uses a qualitative approach using the Source Credibility Theory which emphasizes that if the communicator or speaker shows himself to be credible or in other words a speaker with high credibility will be more effective in changing opinions. Data were obtained through observation, and in-depth interviews with Perumda Tirta Musi Palembang officers, as well as documentation. The results of the study indicate that Perumda Tirta Musi Palembang has implemented persuasive communication through an empathetic, humanistic, and educational approach in billing activities. Officers convey information about arrears in polite, clear, and non-intimidating language, and adjust the way the message is delivered to the customer's socio-economic conditions. This study also found communication barriers originating from internal and external factors. These barriers affect the effectiveness of message delivery and the level of customer compliance in paying water bills. This study concludes that persuasive communication plays a crucial role in increasing customer understanding and awareness of water bill payment obligations, although the results are not yet fully optimal. Therefore, it is necessary to improve staff competency through communication training, strengthen information systems, and develop more effective communication media to reduce payment arrears.</em></p> Muhammad Rizqi Akbar Komaruddin , Putri Citra Hati ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 80 88 10.62144/jikq.v8i2.770 Dinamika Komunikasi Antarbudaya Karo Bukan Batak (KBB) dalam Perdebatan Media Sosial https://ejurnal.stikpmedan.ac.id/index.php/JIKQ/article/view/771 <p><em>Perdebatan daring mengenai klaim identitas Karo Bukan Batak (KBB) telah mengemuka di media sosial dan menimbulkan konflik simbolik sekaligus ruang negosiasi identitas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis pola komunikasi antarbudaya yang muncul dalam perdebatan media sosial seputar KBB. Metode yang digunakan adalah netnografi dan analisis wacana kritis (CDA) terhadap 12 thread publik terpilih di Facebook, Instagram, YouTube, dan X pada periode Januari 2023–Juli 2024. Hasil penelitian menunjukkan tiga pola utama: (1) resistensi identitas oleh kelompok KBB melalui penolakan label “Batak” dengan legitimasi bahasa, adat, dan sejarah; (2) konfrontasi simbolik dari kelompok kontra melalui reifikasi istilah “Batak” serta penggunaan pelabelan dan stereotip; dan (3) hadirnya ruang dialog multikultural terutama pada thread dengan moderasi aktif atau aktor mediatif. Dinamika ini menggambarkan bagaimana strategi akomodasi dan divergensi (Communication Accommodation Theory) serta negosiasi identitas (Identity Negotiation) dijalankan secara performatif di ruang digital, sementara affordance platform seperti algoritma dan fitur interaksi memperkuat kecenderungan polarisasi kecuali ada intervensi moderatif. Secara keseluruhan, komunikasi antarbudaya KBB di media sosial bersifat ambivalen—memperbesar potensi konflik namun sekaligus membuka peluang edukasi multikultural—dengan implikasi praktis pada desain moderasi, literasi digital, dan kebijakan dialog antar-etnis.</em></p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> Remaja Putra Barus ##submission.copyrightStatement## 2026-04-14 2026-04-14 8 2 89 104 10.62144/jikq.v8i2.771