KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PENANGGULANGAN STUNTING OLEH PUSKESMAS LUMBOK SEMINUNG

  • ATIKA NURWAN INDRIANI Universitas Lampung
  • Anna Gustina Zainal
Keywords: Komunikasi, pembangunan, stunting

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi dimana seorang anak lebih pendek dari usianya atau memiliki tubuh yang lebih kecil dibandingkan anak-anak pada usia yang sama. Dengan mengenali kehadiran stunting dalam hidup kita dan mengambil langkah proaktif menuju perbaikan diri, kita dapat melepaskan diri dari cengkeramannya dan membuka potensi pertumbuhan kita sepenuhnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang dilakukan Puskesmas Lumbok Seminung dalam melaksanakan pembangunan untuk mengatasi stunting. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian ini adalah komunikasi pembangunan yang dilakukan Puskesmas Lumbok Seminung melalui edukasi, pemantauan pertumbuhan dan kolaborasi telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam menurunkan angka stunting di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

BPS. (2021). Warga Penderita Kekurangan Gizi di Kecamatan Lumbok Seminung. BPS Kabupaten Lampung Barat.

Daracantika, A., Ainin, A., & Besral, B. (2021). Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 1(2), 113. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v1i2.4647

Indonesia, K. K. R. (2016). Situasi Balita Pendek. ACM SIGAPL APL Quote Quad, 29(2), 67–76.

Kholil, S., Sahrul, & Diaurrahman. (2017). Peran Komunikasi Pembangunan Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) dalam Pembangunan Sosial dan Keagamaan Di Kota Langsa. Al-Balagh, 1(2), 291–302.

Mulyadi, S., Basuki, H., & Prabowo, H. (2019). Metode Penelitian Kualitatif dan Mixed method. Kharisma Putra Utama Offset.

Nasution, Z. (2004). Komunikasi Pembangunan: Pengenalan Teori dan Penerapan. Raja Grafindo Persada.

Organization., W. H. (2014). Childhood Stunting: Challenges and opportunities. Report of a Promoting Healthy Growth and Preventing Childhood Stunting colloquium. WHO Geneva, 34.

Ramah, M. (2019). Komunikasi Pembangunan Dalam Perspektif Terkini. Academica: Majalah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 145–151.

Sazali, H., Mailin, M., & Harahap, N. (2022). Komunikasi Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal dalam Penanggulangan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara. JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Communication Study, 8(1), 26–34. https://doi.org/10.31289/simbolika.v8i1.5640

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. CV. Alfabeta.

Sugiyono. (2014). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Jurnal
Daracantika, A., Ainin, A., & Besral, B. (2021). Pengaruh Negatif Stunting terhadap Perkembangan Kognitif Anak. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, dan Informatika Kesehatan, 1(2), 113. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v1i2.4647

Sazali, H., Mailin, M., & Harahap, N. (2022). Komunikasi Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal dalam Penanggulangan Stunting oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Batubara. JURNAL SIMBOLIKA Research and Learning in Communication Study, 8(1), 26–34. https://doi.org/10.31289/simbolika.v8i1.5640

Wijaya, I. S. (2017). Perencanaan dan Strategi Komunikasi dalam Kegiatan Pembangunan. Perencanaan dan Strategi komunikasi dalam kegiatan pembangunan, XVIII(VOL 17, NO 1 JUNI (2015): LENTERA), 53–61.
https://journal.uinsi.ac.id/index.php/lentera_journal/article/view/428

Website
BPS. (2021). Warga Penderita Kekurangan Gizi di Kecamatan Lumbok Seminung. BPS Kabupaten Lampung Barat.
Wawancara
Marya Amin NS, Amd.Keb Wawancara Via Whatapps, 27 November 2023
Published
2024-04-17
How to Cite
INDRIANI, A., & Zainal, A. (2024). KOMUNIKASI PEMBANGUNAN PENANGGULANGAN STUNTING OLEH PUSKESMAS LUMBOK SEMINUNG. Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Communique, 6(2), 135-143. https://doi.org/https://doi.org/10.62144/jikq.v6i2.339